Angouw : Samua Ada Depe Oras

  • Whatsapp

MANADO, KARABAS.ID – Sikap tegas Andrei Angouw yang namanya kans dicalonkan PDI Perjuangan pada Pemilihan Walikota Manado 2020, mulai ditunjukkan.
Lewat akun Facebooknya, Ketua DPRD Sulawesi Utara ini menepis isu pemberitaan akhir akhir ini tentang pencalonannya sebagai bakal calon walikota Manado.
Dirinya menjelaskan panjang lebar terkait tujuannya masuk dalam dunia politik. “Saya berpolitik adalah agar supaya ide ide atau pemikiran saya bisa menjadi program pemerintah agar supaya kehidupan masyarakat termasuk saya dan keluarga dan teman teman saya didalamnya) menjadi lebih baik,” urainya dalam postingan pada Minggu (1/3/2020) tadi siang.

Andrei Angouw menegaskan terkait posisinya sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara periode September 2019-September 2024.

“Dimana pemikiran pemikiran saya bisa saya tuangkan dalam bentuk program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, jadi sudah sinkron dengan motivasi saya untuk masuk dalam Politik,” ucap Angouw.

Secara pribadi, dirinya sudah nyaman, aman, tentram, dan bahagia sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

“Posisi saya saat ini sudah melebihi apa yg saya cita citakan ketika saya masuk dalam politik,” tambahnya.

Andrei Angouw menjelaskan berdasarkan aturan yang berlaku saat ini, jikalau dirinya mencalonkan diri sebagai calon Walikota Manado, maka begitu ditetapkan sebagai calon oleh KPUD, maka Andrei Angouw harus mundur dari jabatan sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

“Saya adalah kader PDI Perjuangan. Sebagai Kader, Saya selalu siap untuk ditugaskan oleh Partai. Saya sangat yakin bahwa tanpa PDI Perjuangan, saya tidak akan pernah masuk dalam catatan sejarah sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Pada kesempatan yang baik ini, ijinkan saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan, khususnya kepada Ibu Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPD, bapak Olly Dondokambey. Saya menyerahkan sepenuhnya keputusan keputusan Partai kepada pimpinan Partai,” tegas Angouw yang mendapat ribuan like dari netizen Facebook.

Mengenai pencalonannya sebagai Walikota Manado, Andrei Angouw menunggu instruksi lebih lanjut dari pimpinan Partai.

“Dan seandainya ditugaskan, Saya akan 100 persen menseriusi dan berusaha menuntaskan amanat Partai. Saya tidak mungkin membangkang dari keputusan partai, saya bukan Malin Kundang,” ungkap peraih 33 Ribu lebih suara dari Dapil Manado pada saat pemilihan legislatif 2019 lalu.

Dirinya kembali menegaskan bahwa saat ini masih fokus berkerja melaksanakan tanggung jawab sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

“Kekuasaan bisa dilihat dari 2 sisi yakni pertama untuk dibagi bagi dan dinikmati seperti kue dan kedua sebagai tanggung jawab untuk bekerja bagi kehidupan masyarakat (di dalamnya ada saya bersama sama keluarga dan teman2 saya) yang lebih baik. Saya melihat kekuasaan itu dari sisi yang kedua. Demikian penjelasan dan tanggapan Saya. Saya harap Masyarakat yang berharap Saya mencalonkan diri sebagai Walikota Manado untuk bersabar menunggu petunjuk lebih lanjut dari Pimpinan PDI Perjuangan, dan Masyarakat yang berharap Saya untuk tidak mencalonkan diri sebagai Walikota Manado mengerti mengenai keadaan dan keberadaan Saya. Semua ada depe oras (waktu,red) mengalir saja, salam bae,” kandasnya. (TIM KARABAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.