Walikota Manado Ingatkan Kadis Kesehatan Tentang Pentingnya Koordinasi

  • Whatsapp

MANADO,KARABAS,ID – Walikota Manado, Andrei Angouw melantik Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Boby Kereh, SH, M.Si, bertempat di Ruangan Toar Lumimuut, Pemkot Manado, Jumat (07/11/2025).Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Toar Lumimuut KantorWali Kota Manado, Jumat pagi (07/11/2025). Acara diawali dengan pembacaan Surat KeputusanWali Kota, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung olehWali Kota Andrei Angouw.

Setelah itu dilakukan pengambilan sumpah dan janji jabatan oleh pejabat yang dilantik, disaksikan rohaniawan, serta penandatanganan pakta integritas.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan dan pangkat secara simbolis.

Dalam sambutannya,Wali Kota Manado menyampaikan ucapan selamat kepada Bobby Kereh serta mengingatkan pentingnya peran Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat kepada Kadis Kesehatan yang baru dan selamat bekerja. Saya berharap dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan melayani masyarakat sesuai dengan tupoksi Dinas Kesehatan,” ujar Andrei Angouw.

Wali Kota juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi di jajaran Dinas Kesehatan.

“Dinas Kesehatan ini harus solid sebab cakupannya cukup besar, ada RSUD dan puskesmas-puskesmas. Jadi sekali lagi, harus solid dan saling berkoordinasi demi pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan turut dihadiri oleh Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel M.Ph, Kepala Badan Kepegawaian dan SDM Otniel Tewal S.S., M.Si, Asisten I Setda Kota Manado, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala RSUD Manado dan para Kepala Puskesmas.


‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Boby Kristofel Kereh SH, MSI, usai dilantik mengatakan, akan melakukan langkah-langkah program peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Manado.

‎Kereh juga menyampaikan, bahwa tahun depan yang akan menjadi program prioritas adalah pelaksanaan pengalihan fasilitas pelayanan kesehatan puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ke sistem Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD).

‎”Pelaksanaannya dimulai dari 1 januari 2026, dimana 16 Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah Manado sistem pelayanannya dan pengelolaan keuangannya akan beralih ke sistem BLUD. tujuannya agar pengelolaan keuangannya lebih flexible dan transparan, supaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih cepat,” ucap Kereh.

‎Dia juga menambahkan, akan melakukan berbagai program inovasi, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat Manado akan terus ada peningkatan.

‎”Peningkatan kapasitas rumah sakit dan puskesmas, akan menjadi fokus dari Dinas Kesehatan. pemenuhan mutu obat-obatan juga selalu menjadi prioritas Dinas Kesehatan, sehingga masyarakat akan selalu terlayani dengan baik,” ungkap Kereh. (ADVETORIAL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *